Tiga Dosen Universitas Jambi Raih Pendanaan RIKUB Tahun Anggaran 2025

- Posted by Siti Mursidah
- Posted in Akademik, Berita, Headline
Universitas Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang penelitian. Tiga dosen dari Universitas Jambi berhasil meraih pendanaan dalam skema Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Adapun pendanaan ini ditetapkan melalui Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0768/C3/DT.05/00/2025 tanggal 4 September 2025, tentang Penerima Pendanaan Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan keputusan tersebut, sebanyak 82 judul penelitian konsorsium dinyatakan lolos seleksi pendanaan, termasuk salah satunya tim peneliti dari Universitas Jambi.
Ketiga dosen UNJA yang tergabung dalam tim ini adalah Prof. Urip Sulistiyo, S.Pd., M.Ed., Ph.D. dari Program Studi Doktor Kependidikan, Program Pascasarjana, Dr. Ilham Falani, S.Pd., M.Pd dari Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP serta Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana, dan dr. Huntari Harahap, M. Biomed dari Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi. Mereka berkolaborasi dalam tim riset lintas institusi bersama peneliti dari empat perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Jambi (UNJA), Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia (IBTPI), dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Penelitian yang mereka usung berjudul “Pengembangan Purwarupa Sistem Artificial Intelligence (AI) ‘StunSmart‘ berbasis Living Intelligence untuk Prediksi dan Pencegahan Stunting Anak”. Riset ini bertujuan mengembangkan sistem cerdas berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi secara dini risiko stunting dan memberikan intervensi berbasis data secara adaptif. Melalui pendekatan living intelligence, sistem ini diharapkan mampu menyesuaikan dengan konteks sosial dan lingkungan, sehingga memberikan solusi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting pada anak di Indonesia.
Capaian ini menunjukkan komitmen Universitas Jambi dalam mendukung kegiatan riset strategis yang kolaboratif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan ini juga mencerminkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia Universitas Jambi yang mampu berkontribusi aktif dalam memecahkan permasalahan nasional melalui inovasi dan pengembangan teknologi.
Apresiasi dan ucapan selamat kepada ketiga dosen atas pencapaian luar biasa ini. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Jambi untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghasilkan penelitian yang berdampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.