Program Studi Magister Pendidikan IPA Mengikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi Customer Relationship Management

- Posted by Wita Ardina Putri
- Posted in Akademik, Berita, Headline, Uncategorized
Universitas jambi (UNJA) mengadakan Pelatihan dan uji kompetensi melalui Badan Pengelola Usaha (BPU) dimana kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Odua weston Jambi, pada 14 –15 November 2024. Kegiatan diikuti oleh peserta dari berbagai unit kerja yang ada di UNJA yaitu dari Pascasarjana, Rektorat, LP3M, FKIK, FKIP, Keuangan, dan Fakultas Hukum. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kemampuan soft skills tenaga kependidikan, khususnya dalam mengelola hubungan dengan berbagai pihak terkait di dunia pendidikan.
Pelatihan CRM yang diikuti oleh Program Studi Pendidikan IPA Universitas Jambi bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep dasar CRM, termasuk pentingnya membangun dan menjaga hubungan yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan. Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai teknik dan strategi yang digunakan untuk mengelola hubungan dengan pelanggan, yang dalam hal ini merujuk pada mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, sebagai bagian dari pelatihan, peserta juga mengikuti uji kompetensi yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan keterampilan mereka dalam menerapkan konsep-konsep CRM. Uji kompetensi ini penting untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi CRM dalam konteks pendidikan dengan cara yang praktis dan efektif. Bagi Program Studi Pendidikan IPA, hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga kependidikan dalam menghadapi tantangan komunikasi dan manajemen hubungan yang semakin kompleks di era digital ini.
Keikutsertaan Program Studi Pendidikan IPA Universitas Jambi dalam pelatihan CRM ini membawa dampak positif yang besar, terutama dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip CRM, diharapkan program studi ini dapat lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan suportif. Lebih dari itu, kemampuan untuk membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak akan mempermudah kolaborasi antar institusi, meningkatkan pengelolaan data mahasiswa, serta memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja yang semakin mengutamakan keterampilan interpersonal dan komunikasi yang efektif.

