Partisipasi Mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Jambi dalam Survei Lapangan Kolaborasi BRIN–Jepang

- Posted by Wita Ardina Putri
- Posted in Akademik, Berita, Headline
Jambi, 9–11 September 2025 – Tiga mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Jambi, yaitu Mayang Dela Kesumah, S.Si., Kania Fatikasari, S.Pd., dan Neldarisasmita, S.Pd.Gr., berkesempatan mengikuti survei lapangan bersama tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta mitra dari Jepang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 September 2025, memberi pengalaman akademik penting bagi mahasiswa dalam mengenal lebih dekat metode riset lapangan di bidang limnologi dan pengelolaan sumber daya air.
Dalam kegiatan ini turut hadir Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si., dosen Pascasarjana Universitas Jambi yang mendampingi mahasiswa, serta tiga dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Jambi, yaitu Febrina Rolin, S.Pi., M.Si., Yusyam Leni, S.Pi., M.Si., dan Rizky Janatul Magwa, S.Pi., M.Si.. Mereka berperan sebagai ahli di bidang perairan dan perikanan yang menunjukkan lokasi danau survei, sekaligus memberi arahan mengenai karakteristik ekosistem perairan di Provinsi Jambi. Kolaborasi lintas disiplin ini membuat kegiatan semakin kaya akan wawasan sekaligus memperlihatkan bagaimana penelitian lapangan dilaksanakan secara profesional.
Hari pertama, tim melakukan survei di Danau Arang-Arang, Muaro Jambi. Mahasiswa Universitas Jambi mengikuti perjalanan penelitian dengan seksama, memperhatikan bagaimana para peneliti mengambil sampel di tengah danau menggunakan perahu serta mencatat kondisi lapangan. Kehadiran mahasiswa difokuskan untuk belajar, mengamati, dan memahami alur penelitian tanpa mengganggu jalannya survei.


Hari kedua kegiatan berlanjut ke Danau Rasau, Muaro Jambi, yang memiliki karakteristik perairan berbeda. Mahasiswa kembali berkesempatan mengamati praktik penelitian, mulai dari persiapan peralatan hingga pengambilan sampel air oleh tim peneliti BRIN dan Jepang. Dengan cara ini, mereka mendapatkan wawasan langsung tentang metode penelitian lapangan di bidang limnologi tanpa harus menggunakan alat atau melakukan pencatatan sendiri.
Hari ketiga, tim bergerak ke kawasan perkotaan untuk pengambilan sampel di Danau Sipin, Danau Buluran Kenali, dan Danau Teluk. Mahasiswa memperhatikan bagaimana kondisi lingkungan sekitar dapat memengaruhi kualitas perairan, terutama pada ekosistem yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Setelah seluruh rangkaian survei selesai, kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Kompleks Percandian Muaro Jambi. Di lokasi bersejarah ini, rombongan disambut suasana mendung yang kemudian berubah menjadi hujan rintik dan gerimis. Meski demikian, seluruh peserta tetap bersemangat menelusuri situs percandian dengan payung di tangan, sambil mendengarkan penjelasan tentang keterkaitan peradaban masa lalu dengan pemanfaatan sumber daya air. Hujan justru memberi nuansa berbeda, menambah kesan mendalam atas kunjungan. Selain menambah pemahaman akademik, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kerja sama internasional dalam penelitian. Mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar langsung dari para peneliti senior tanpa mengganggu jalannya riset, sehingga mampu menyerap ilmu secara optimal sekaligus menjaga kelancaran kegiatan. Dokumentasi kegiatan menampilkan kebersamaan tim di lapangan, baik di danau maupun dalam suasana keakraban di luar penelitian.

Keterlibatan mahasiswa Pascasarjana Universitas Jambi dalam kegiatan ini menegaskan komitmen universitas untuk memberikan pengalaman belajar nyata di lapangan. Melalui kesempatan berharga tersebut, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi riset di bidang pendidikan IPA dan memperkuat kontribusi akademik Universitas Jambi dalam menjawab tantangan global.
Mayang Dela Kesumah