Dosen Magister Pendidikan IPA Menjadi Narasumber Webinar Nasional tentang Biodiversitas Iktiofauna Sumatera

- Posted by Wita Ardina Putri
- Posted in Akademik, Headline
Program Studi Magister Pendidikan IPA kembali menorehkan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui partisipasi aktif dosen dalam forum ilmiah nasional. Salah satu dosen, Dr. Tedjo Sukmono, dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan webinar bertema “Biodiversitas Iktiofauna Perairan Sumatera: Konservasi, Ekowisata, dan Pemanfaatan Berkelanjutan”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Masyarakat Iktiologi Indonesia pada Sabtu, 28 Maret 2026, dan diikuti oleh akademisi, peneliti, mahasiswa, serta pemerhati lingkungan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Dr. Tedjo Sukmono mengangkat pentingnya keberagaman ikan (iktiofauna) di perairan Sumatera sebagai kekayaan hayati yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan edukatif. Ia menjelaskan bahwa ekosistem perairan di Sumatera merupakan habitat bagi berbagai spesies ikan endemik yang perlu dijaga keberlanjutannya melalui pendekatan konservasi yang terintegrasi.
Selain itu, beliau juga menekankan potensi besar biodiversitas iktiofauna sebagai sumber pengembangan ekowisata berbasis lingkungan. Menurutnya, pengelolaan yang tepat dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem. Pendekatan pemanfaatan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan pelestarian alam.
Webinar ini juga menjadi wadah diskusi ilmiah yang produktif, di mana para peserta aktif bertanya dan bertukar gagasan terkait strategi konservasi, tantangan pengelolaan sumber daya perairan, serta peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan.
Partisipasi Dr. Tedjo Sukmono dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Program Studi Magister Pendidikan IPA dalam mendukung pengembangan keilmuan dan kontribusi nyata terhadap isu-isu lingkungan, khususnya dalam bidang biodiversitas dan konservasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik serta mendorong kolaborasi riset di masa mendatang.
